Bagaimana Caranya : Investasi Emas Melalui Komunitas

By:   Unknown Unknown   |   September 18, 2018
Bagaimana Caranya : Investasi Emas Melalui Komunitas

Emas dan logam mulia diketahui sebagai instrumen investasi yang menjanjikan. Harga jual kembalinya yang cenderung naik setiap tahunnya menjadi salah satu unsur banyak orang yang mengandalkan emas sebagai barang investasi. Kini, masyarakat dapat semakin mudah untuk berinvestasi emas. Berjenis-jenis lembaga keuangan seperti Pegadaian kini sudah mengeluarkan program investasi emas untuk masyarakat kelas menengah. Kecuali membeli emas secara lantas ataupun via program angsuran di lembaga keuangan, Anda juga dapat mengerjakan investasi emas via kelompok sosial. Segera, bagaimana sih cara menghimpun kekayaan via kelompok sosial investasi emas?

Arisan Emas bersama Kelompok Investasi Emas


Arisan emas tampaknya sedang popularitas di masyarakat. Sejumlah organisator investasi malah ramai-ramai menyusun kelompok sosial investasi emas guna mengumpulkan para peserta untuk mengangsur emas sebagai instrumen investasi yang ditawarkan. Dalam program investasi emas via kelompok sosial ini diketahui adanya beberapa cara, di antaranya:

Cara Konvensional

Cara ini sama dengan arisan pada biasanya, yang membedakan hanyalah objek arisannya. Umumnya, peserta arisan emas terdiri dari setidaknya sepuluh orang. Member arisan emas hal yang demikian sepakat agar semuanya dapat memiliki emas sekian gram dalam kurun waktu tertentu, umpamanya 12 bulan. Selama jangka waktu hal yang demikian, masing-masing member diharuskan membayar iuran setiap bulannya layak dengan harga emas yang akan dibeli yang dibagi menurut jumlah member. Umumnya, jumlah iuran yang mesti dibayarkan member berubah-ubah setiap periodenya, tergantung pada harga emas ketika itu.

Seumpama, harga emas seberat 1 gram yaitu Rp 600.000, karenanya jumlah iuran yang mesti dibayarkan 10 peserta masing-masing Rp 60.000. Untuk iuran di bulan berikutnya, karenanya menyesuaikan dengan harga emas pada ketika itu. Untuk memutuskan siapa yang mempunyai hak mendapatkan emasnya terlebih dulu, para member mesti memutuskan apakah mereka akan memberlakukan cara pengocokan atau ditentukan urutannya sejak permulaan. Setelah jangka waktu arisan usai, setiap member dapat mendapat emasnya masing-masing.

Cara Tetap Surplus

Banyak kelompok sosial investasi emas yang juga memakai cara ini pada program arisannya. Prinsip cara ini yaitu kesepakatan setiap member untuk menyetorkan uang iuran yang jumlahnya konsisten, melainkan melebihi harga emas pada ketika itu. Pada akhir jangka waktu arisan, kelebihan atau sisa iuran hal yang demikian dapat dibagikan secara merata pada setiap member, atau dipakai untuk membeli emas kembali. Apabila sisa iuran hal yang demikian dibelikan emas, emas hal yang demikian dapat dilelang kepada member yang berkeinginan membelinya dengan harga paling tinggi.

Cara Lelang

Dalam kelompok sosial investasi emas malah diketahui adanya cara lelang. Pemenang lelang yaitu member yang berkeinginan membayar emas yang dilelang dengan harga paling tinggi. Member yang mendapatkan emas di permulaan jangka waktu arisan dapat memanfaatkan emas hal yang demikian untuk tujuan lain, seperti digadaikan atau dihimpun. Dengan menggadaikan emasnya, orang hal yang demikian dapat memakai hasil gadainya untuk investasi lain.

Bagaimana dengan uang hasil lelang emas? Uang hal yang demikian dapat dipakai layak kesepakatan, entah dibagikan kembali, dibelikan emas kembali untuk lelang berikutnya, atau dipakai untuk mensubsidi pembelian emas di jangka waktu berikutnya agar harga beli emas dapat jauh lebih ringan.

Kelompok Investasi Emas Juga Bisa Arisan Emas di Pegadaian


Pegadaian malah ikut menghadirkan program arisan emas via Mulia Arisan. Peserta arisan emas di Pegadaian dapat berjumlah minimal 6 orang. Sebab arisan di Pegadaian diundi setiap bulan, jangka waktu arisan malah dapat berlangsung selama 3 tahun (36 bulan). Tiap-tiap bulannya, setiap peserta akan mendapatkan kepingan emas dengan berat layak kesepakatan.

Seperti arisan pada biasanya, setiap member diharuskan membayar iuran setiap bulannya. Jumlah setorannya dapat disesuaikan dengan harga dan berat emas yang akan dibeli. Nah, di sinilah pentingnya menjaring member kelompok sosial investasi emas dalam jumlah banyak. Semakin banyak anggotanya, semakin kecil pula jumlah iuran yang mesti dibayarkan. Seumpama yaitu , klasifikasi arisan berkeinginan mendapatkan emas seberat 1 gram dengan harga Rp 600.000 per gram. Peserta dapat memilih besarnya uang muka, bila besarnya 10% karenanya emas pertama didapatkan dua bulan kemudian, bila besarnya 15% karenanya emas pertama didapatkan satu bulan kemudian. Apabila peserta arisan sebanyak 12 orang dan memilih uang muka sebesar 15%, karenanya perhitungannya yaitu Rp 600.000 x 15% = Rp 90.000 per member. Sempurna uang muka perkelompok yaitu Rp 90.000 x 12 orang = Rp 1.080.000. Maka, angsuran per bulan yang mesti dibayarkan per klasifikasi sebesar Rp 593.245 atau Rp 49.437 per member.

Kelompok investasi emas tidak cuma menolong anggotanya untuk menghimpun hartanya dengan cara yang mudah dan tepat sasaran. Adanya program investasi emas via kelompok sosial juga dapat menolong para member untuk membangun hubungan yang lebih besar. John D. Rockefeller pernah berkata,

Persahabatan yang dibangun dari berbisnis jauh lebih baik dibanding bisnis yang dibangun dari persahabatan.
Jadi, selain mendapatkan keuntungan dari segi finansial, anggota komunitas investasi emas pun dapat diuntungkan secara sosial berkat jaringan pertemanan mereka yang semakin luas. Lantas, bagaimana dengan Anda, tertarik memulai investasi emas bersama komunitas?

Tampilkan Komentar