Inilah Manfaat, Tujuan, Contoh Dan Prinsip Etika Bisnis Untuk Perusahaan

By:   bisnis bisnis   |   September 22, 2018
Etika bisnis adalah cara yang paling pas untuk membatasi dan mengelola bisnis dengan senantiasa mempertimbangkan norma dan poin-poin yang berlaku secara universal. Padahal tidak tertulis dalam sebuah aturan legal, sopan santun bisnis sebaiknya tetap dilaksanakan. Ini tidak bergantung pada posisi atau jabatan individu ataupun organisasi.

Dalam memaksimalkan bisnis, sopan santun atau etika bisnis tidak lagi sekadar kewajiban yang secara terpaksa menjadi beban untuk dilaksanakan oleh sebuah perusahaan. Namun, dengan melaksanakan sopan santun bisnis, perusahaan memiliki taktik yang sungguh-sungguh manjur untuk memaksimalkan diri. Nah, berikut yakni manfaat penting sopan santun atau etika bisnis jika dilaksanakan oleh sebuah perusahaan.

Bagi sebuah perusahaan, etika bisnis yakni hal penting dalam membangun kiprah perusahaan. Dalam membangun dan memperluas kiprah perusahaan menjadi lebih bagus, tentunya tak mudah untuk dilaksanakan. Salah satu cara untuk bisa menempuhnya yakni dengan menerapkan etika bisnis dalam perusahaan. Pada tulisan kali ini, kami akan membahas beberapa manfaat dari etika bisnis yang amat penting untuk membangun sebuah perusahaan yang sukses.

Pengertian Etika Bisnis

Pengertian Etika Bisnis

Hill dan Jones

Etika bisnis adalah suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di mana hal tersebut bisa memberikan pembekalan terhadap tiap-tiap pemimpin perusahaan dikala mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan dilema moral yang kompleks.

Velasques

Studi yang dikhususkan mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini berfokus pada standar moral sebagaimana dipakai dalam kebijakan, lembaga, dan perilaku bisnis.

Yosephus

Etika Bisnis secara hakiki adalah Applied Ethics (moral terapan). Di sini, moral bisnis adalah kawasan penggunaan prinsip-prinsip moral awam pada kawasan tindak manusia di bidang ekonomi, lebih-lebih bisnis. Jadi, secara hakiki target moral bisnis adalah perilaku moral pebisnis yang berkegiatan ekonomi

Steade Et Al

Etika bisnis adalah standar moral yang terkait dengan tujuan dan cara membikin keputusan bisnis.

Manfaat Etika Bisnis

Manfaat Etika Bisnis

1. Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan

Mengaplikasikan etika bisnis di perusahaan akan berdampak pada timbulnya kepercayaan dari pelanggan. Salah satu sopan santun hal yang demikian misalnya yakni senantiasa menerapkan kejujuran dalam bertransaksi dengan pelanggan. Banyak kasus terjadi, pebisnis tega mengelabui pelanggan demi mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Kepercayaan yakni kwalitas yang tidak gampang ditempuh, juga akan sungguh-sungguh sulit diperoleh kembali jika telah hilang. Namun, perusahaan yang sukses memperoleh kepercayaan pelanggan atau klien akan mendapatkan manfaat berupa loyalitas. Selain itu, pelanggan malahan akan dengan bahagia hati memberi anjuran perusahaan hal yang demikian terhadap orang lain.

2. Membuat Pelanggan Baru Beratensi untuk Membeli Produk

Perusahaan yang menerapkan etika bisnis dalam melaksanakan usaha dapat menarik pelanggan baru untuk membeli atau mengonsumsi produk hal yang demikian. Hal ini tentu akan menyebabkan penjualan dan keuntungan akan bertambah banyak.

Etika bisnis yang dimaksud dapat diselipkan dalam visi dan misi sebuah perusahaan. Salah satu misalnya yakni perusahaan berjanji untuk menerapkan bahan-bahan yang tidak merusak lingkungan dalam pelaksanaan produksi. Menjaga lingkungan yakni salah satu tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Membuat Karyawan Betah

Etika bisnis bukan cuma diaplikasikan terhadap pelanggan atau klien, tetapi juga terhadap para karyawan. Manajemen yang senantiasa mengedepankan sopan santun dalam melaksanakan roda perusahaan pasti akan mengutamakan kesejahteraan dan kenyamanan karyawan lebih-lebih dahulu.

Dikala perusahaan memiliki sopan santun bisnis yang terpuji, loyalitas karyawan akan bertambah. Ini akan menyebabkan laju keluar masuk pekerja dapat dikurangi. Pengaruhnya} yakni produktivitas yang meningkat serta berkurangnya biaya untuk merekrut karyawan baru. Sebaliknya, jika perusahaan tidak memiliki sopan santun bisnis, secara tidak lantas hal ini akan sungguh-sungguh merugikan karyawan dan membuat suasana berprofesi menjadi tidak nyaman.

Selain itu, di mata para calon karyawan, perusahaan ini akan menjadi prioritas utama. Dengan demikian, perusahaan memiliki peluang yang lebih besar untuk mempekerjakan karyawan yang paling berkwalitas.

4. Menarik Perhatian Pemodal

Salah satu keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan yang senantiasa membatasi sopan santun dalam berbisnis yakni lebih gampang memperoleh perhatian dari para calon pemodal. Kencang atau lambat, perusahaan yang bersopan santun akan tampil dengan sendirinya karena poin-poin yang diyakini dan dikuasainya.

Mendapatkan perhatian pemodal sungguh-sungguh penting, lebih-lebih bagi usaha yang baru saja dimulai dan mau berkembang serta memerlukan dana besar. Sementara itu, pemodal pasti memiliki banyak pertimbangan sebelum mengucurkan dana pada sebuah bisnis. Tak heran, berbekal sopan santun bisnis yang dilaksanakan, perusahaan hal yang demikian dapat memperoleh peluang pertama untuk diamati.

Praktisnya, berbisnis dengan perusahaan yang menjunjung tinggi sopan santun bisnis akan membuat pemodal dan pihak ketiga lainnya merasa hening dan aman untuk ?menitipkan? uang mereka. Mereka tidak akan merasa takut dicurangi atau ditipu.

5. Menjadi Perusahaan yang Berintegritas

Bagi perusahaan, menerapkan sopan santun dalam kesibukan berbisnis akan menciptakan poin integritas. Dalam sebuah bisnis, ataupun dalam kehidupan sehari-hari, integritas yakni kwalitas yang sungguh-sungguh penting. Perusahaan atau seseorang yang diketahui berintegritas akan memperoleh peluang yang lebih besar, baik dalam mendapatkan pekerjaan, kepercayaan, dan sebagainya.

6. Memaksimal Keuntungan

Pelanggan yang percaya pada performa perusahaan kemudian akan mewujudkan profit yang lebih optimal. Hal ini disebabkan perusahaan sudah menggunakan sopan santun bisnis dan pelanggan sudah menaruh kepercayaan penuh pada performa perusahaan. Situasi-problem yang biasanya menyebabkan keuangan menjadi terpakai untuk penyelesaian problem bisa teratasi, profit malah menjadi lebih optimal untuk didapatkan.

7. Menjunjung Nilai Moral

Etika bisnis tentu erat kaitannya dengan poin budi pekerti yang melandasi agar suatu budi pekerti dapat terlaksana. Terciptanya perilaku yang menjunjung poin budi pekerti oleh karyawan dalam perusahaan tentu adalah keunggulan yang sangat bagus untuk perusahaan itu sendiri. Karyawan dapat menjadi lebih akrab satu sama lain dan lebih sopan santun dalam bertutur kata serta beramah-tamah. Skor budi pekerti tersebut akan membikin perusahaan menjadi lebih unggul.

Oprah Winfrey mengatakan,
Integritas sejati yakni melaksanakan sesuatu saat tidak ada seorang malahan akan mengenal apakah Anda menjalankannya atau tidak.

Selain itu, Warren Buffet juga menambahkan,
Jika Anda mencari seseorang untuk dipekerjakan, carilah orang yang memiliki 3 kwalitas ini, yakni integritas, kecerdasan, dan daya. Dan jika mereka tidak memiliki yang pertama, dua lainnya akan membahayakan.

Jadi, sopan santun maupun etika bisnis sungguh-sungguh penting dan menjadi modal yang berharga bagi sebuah perusahaan untuk memaksimalkan sayap lebih lebar di dunia bisnis. Apakah perusahaan Anda telah menjalankannya?

PRINSIP - PRINSIP ETIKA BISNIS

PRINSIP ETIKA BISNIS

Etika bisnis mempunyai prinsip-prinsip yang sepatutnya dicapai perusahaan oleh perusahaan untuk mencapai tujuannya dan sepatutnya dihasilkan tanda agar mempunyai standar baku yang mencegah timbulnya ketimpangan dalam memandang adab adab sebagai standar kerja atau operasi perusahaan. Muslich (1998: 31-33) mengemukakan prinsip-prinsip adab bisnis sebagai berikut:

Prinsip otonomi

Prinsip otonomi ialah sikap dan kemampuan manusia untuk mengambil keputusan dan bertindak menurut kesadarannya seputar apa yang dianggapnya bagus untuk dilakukan. Atau mengandung arti bahwa perusahaan secara bebas mempunyai wewenang cocok dengan bidang yang dilakukan dan pelaksanaannya dengan visi dan misi yang dimilikinya. Kebijakan yang diambil perusahaan sepatutnya diarahkan untuk pengembangan visi dan misi perusahaan yang berorientasi pada kemakmuran dan kesejahteraan karyawan dan komunitasnya.

Prinsip kejujuran

Kejujuran ialah skor yang paling mendasar dalam mendukung keberhasilan perusahaan. Kejujuran sepatutnya diarahkan pada seluruh pihak, bagus internal maupun eksternal perusahaan. Kalau prinsip kejujuran ini bisa dikuasai teguh oleh perusahaan, maka akan bisa meningkatkan kepercayaan dari lingkungan perusahaan tersebut.Terdapat tiga lingkup kegiatan bisnis yang bisa dijelaskan secara jelas bahwa bisnis tak akan bisa bertahan lama dan berhasil apabila tak didasarkan atas kejujuran. Pertama, jujur dalam pemenuhan persyaratan-persyaratan perjanjian dan kontrak. Kedua, kejujuran dalam penawaran barang atau jasa dengan mutu dan harga yang sebanding. Ketiga, jujur dalam relasi kerja intern dalam suatu perusahaan. 

Prinsip tak berniat jahat

Prinsip ini ada relasi erat dengan prinsip kejujuran. Penggunaan prinsip kejujuran yang ketat akan kapabel meredam niat jahat perusahaan itu.

Prinsip keadilan

Perusahaan sepatutnya bersikap adil kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan sistem bisnis. Semisal, bayaran yang adil kepada karywan cocok kontribusinya, pelayanan yang sama kepada konsumen, dan lain-lain,menuntut agar tiap-tiap orang diperlakukan secara sama cocok dengan regulasi yang adil dan cocok kriteria yang rasional obyektif, serta bisa dipertanggung jawabkan. 

Prinsip hormat pada diri sendiri

Perlunya menjaga citra bagus perusahaan tersebut melalui prinsip kejujuran, tak berniat jahat dan prinsip keadilan.

Tujuan Etika Bisnis

Tujuan Etika Bisnis

Etika bisnis sangat dibutuhkan oleh seluruh pengusaha baru maupun pengusaha yang telah lama terjun di dunia bisnis. Tujuan moral bisnis bagi pengusaha ialah untuk menunjang kesadaran moral dan memberikan batasan-batasan bagi para pengusaha atau pelaku bisnis untuk mengerjakan good business dan tidak mengerjakan monkey business atau dirty business. Di mana, hal itu dapat merugikan banyak pihak yang berhubungan.

Dengan moral bisnis, para pelaku bisnis memiliki aturan yang dapat memberi arahan mereka dalam menciptakan citra dan manajemen bisnis yang baik, sehingga dapat ditiru oleh seluruh orang yang memercayai bahwa bisnis hal yang demikian memiliki moral yang baik. Mempunyai moral bisnis juga dapat menghindari citra buruk seperti penipuan, serta cara kotor dan licik. Bisnis yang memiliki moral baik umumnya tidak akan pernah merugikan bisnis lain, tidak melanggar aturan aturan yang berlaku, tidak membuat suasana yang tidak kondusif pada kompetitor bisnisnya, dan memiliki izin usaha yang legal.

Contoh Etika Bisnis

Contoh Etika Bisnis

Menceritakan Nama

Pengusaha yang paham budi pekerti bisnis, biasanya akan menyebutkan nama secara lengkap ketika bersua dengan orang baru. Hal ini penting dilakukan untuk menampakkan bahwa Anda memiliki budi pekerti yang bagus. Tetapi, kalau nama Anda terlalu panjang untuk diungkapkan, Anda bisa menyingkatnya sedikit.

Berdiri Ketika Berkenalan

Selain menampakkan kesopanan, berdiri ketika memberi tahu diri juga mempertegas ketidakhadiran Anda. Tetapi, kalau kondisinya tak memungkinkan untuk berdiri, Anda bisa sedikit membungkuk. Dengan semacam itu, rekan bisnis akan memperhatikan bahwa Anda adalah orang memiliki nilai positif dan memiliki citra bagus.

Ucapkan Terima Kasih

Ketika Anda menghadiri suatu acara bisnis jangan pernah lupa untuk mengucapkan terima beri, semisal ?terima beri sudah datang?. Tetapi, jangan pernah ucapkan kata tersebut secara berlebihan. Dengan mengucapkan terima beri secara berlebih, rekan kerja akan memperhatikan bahwa Anda amat membutuhkan bantuan dari mereka. Dan sesudah pertemuan selesai, ada pantasnya untuk mengirimkan pesan dan mengucapkan terima beri via email.

Bayar Tagihan Ketika Mengundang

Kadang pertemuan bisnis dilakukan di luar kantor, semisal di sebuah cafe, cafe, dan lain sebagainya. Sebagai tuan rumah yang mengundang pertemuan, ada pantasnya membayar tagihan tersebut. Jika rekan bisnis menolak karena alasan dia laki-laki dan Anda perempuan, Anda tetap mesti membayarnya dan katakan bahwa perusahaan akan menggantinya.



Tampilkan Komentar